Sabtu, 14 Juli 2012

sebuah ikatan

Bismillah, tulisan ini dibuat semata-mata hanya karena agar tidak terjadi penumpukan kekesalan, kesidahan, dan kegundahan dalam hati yang nantinya bisa menimbulkan berbagai penyakit di kemudian hari -na'uzubillah- dan semoga tulisan ini tidak akan menimbulan berbagai masalah.. hmm, seumur hidupku, sungguh, aku baru menyaksikan yang seperti ini. menyaksikan hal yang menurutku tidak perlu terlalu di besar-besarkan. masalah yang menurutku bisa saja tidak di anggap sebagai masalah jika tidak terlalu di besar-besarkan. maksudnya,bukankah masih banyak jalan yang bisa diambil lebih baik daripada -ribut, teriak2 pas lagi azan, apalagi sampe maen tangan dan sampai berdarah darah, dls-? toh keributan itu tdk akan pernah memecahkan masalah. yang ada malah tambah bikin masalah baru dan keadaan akan semakin runyaaaam.. yang aku tau, aku --sebagai seorang anak berumur 17 tahun yang baru tau dunia luar-- hanya melihat kejadian seperti itu di tv atau hanya sekilas mendengar dari omongan orang. but, aku melihat, merasakan itu semua, karena memang aku sedang satu rumah dengan mereka, yang menurutku itu semua tidak pantas di perlihatkan di hadapanku. dihadapan seseorang yang masih ada hubungan darah. maksudku, kalo memang tidak suka, kalo memang mau marah, silahkan! tapi, mbok ya jangan pas lagi azan magrib tho! mbok ya jangan sampe 3 jam teriak-teriaknya ga selesai - selesai tho! mbok ya jangan pake pukul-pukul apalagi sampe lempar lempar barang dan sampe berdarah gitu tho! mbok ya jangan di lakuin hadapan anak-anak yang masih kecil! mbok ya jangan sampe malah anak yang baru umur 8 dan 5 tahun yang mesti nengahin! malu wooooooooooooooooy!!!!!! aku, yg seumur hidup tidak punya adik, tidak tau bagaimana caranya menghadapi itu semua, menghadapi 2 orang yang yang sedang marah besaaar, menghadapi 2 orang anak yang masih polos tiba-tiba mendorong pitu kamarku sambil menangis dihadapanku sambil berteriak menyebut namaku. sungguh! aku tidak tau apa yang harus kulakukan. aku hanya bisa memeluk mereka. aku, yang sedang menumpang tinggal di sini, pastinya akan berpikir bahwa ini terjadi karena kehadiranku disini. kehadiran yang memang tidak pernah diharapkan. kehadiran yang mungkin hanya membuat beban kalian bertambah berat. tapi haruskan itu semua dilakukan??? sebagai duaorang yang berumur 30 tahun lebih, menurutku, itu sudah lebih dari cukup untuk berpikir lebih jernih. aah, akupun sebenarnya tidak mengerti. bukankah ketika kalian berjanji dihadapan Yang Maha Kuasa tentang sebuah ikatan yang suci, saat itu pula kalian menetapkan bahwa seumur hidup kalian akan selalu bersama. tentang rasa, senang, bahagia, sedih, akan dibagi semuanya bersama. yang terpenting bukan seberapa mahal anting, cincin atau gelang yang diberikan. tapi seberapa kuat komitmen kalian untuk menjalani semuanya dalam satu atap dengan di landaskan ajaran islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar